Baca Juga
Yes Muslim - Pelakasana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, hari ini mengumpulkan seluruh pejabat eselon II di Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD.
Pertemuan itu dimaksudkan untuk memberikan pengarahan lanjutan setelah Gubernur DKI Jakarta (non aktif) Basuki Tjahaja Purnama resmi ditahan setelah atas kasus penodaan agama pada Selasa kemarin. Djarot sendiri langsung dilantik menjadi Plt Gubernur sore harinya.
"Mengingatkan pada seluruh SKPD, dengan kejadian kemarin justru membuat kita harus lebih semangat bekerja dalam rangka melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," kata Djarot di Balai Kota, Rabu 10 Mei 2017.
Dari berbagai paparan yang ia dapatkan, Djarot menegaskan pelbagai persoalan yang harus dikejar pekerjaannya. Pekerjaan itu seperti pendataan warga untuk menghuni rumah susun dan kesiapan untuk pengoperasian sejumlah proyek strategis dalam tahun ini. Selain itu, Djarot juga meminta agar jajarannya menyiapkan pengendalian harga bahan pokok menjelang bulan puasa dan hari Raya Lebaran.
"Kemudian selanjutnya tetap untuk menyiapkan APBD - P 2017 dan RAPBD 2018. Dan mencepat penyerapan anggaran," kata Djarot.
Tidak hanya itu, Djarot meminta agar para pejabat teknis agar mulai membahas kembali kelanjutan proyek reklamasi yang berada di Teluk Jakarta. Soal proyek yang sempat dihentikan tahun lalu itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tetap memasukkan 15 persen kontribusi yang akan dikenakan kepada pengembang.
Hal tersebut ia inginkan agar besaran kontribusi tidak akan berubah dalam pembahasan di Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
"Kalau seandainya reklamasi terus dilanjutkan. 15 persen bisa mengikat. Kalau bisa masuk ke dalam Perda," ujarnya.
Sumber; http://metro.news.viva.co.id/news/read/914018-djarot-perintahkan-pemprov-dki-lanjutkan-proyek-reklamasi
-------------------
Kabar ini segera ditanggapi oleh netizen.
Sandiaga Teguh Tolak Reklamasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno tetap komit dengan menolak megaproyek reklamasi di Teluk Jakarta. Namun hingga saat ini, pihaknya belum dapat mengambil keputusan apapun terkait megaproyek tersebut.
"Kami akan menghadirkan dalam tim sinkronisasi (pembahasan soal reklamasi). Untuk detailnya nanti akan dibahas tim sinkronisasi," kata Sandiaga, di Jakarta, Rabu (10/5).
Meski personel di tim sinkronisasi yang akan membantu menyiapkan segala sesuatu di masa pemerintahan Anies-Sandi Oktober mendatang, Sandiaga mengaku belum melakukan komunikasi dengan Djarot Saiful Hidayat yang saat ini menjabat sebagai orang nomor satu di ibukota.
"Tentunya kita belum waktu yang tepat, (komunikasi) karena Pak Djarot baru saja menimpa pelimpahan. Pak Djarot harus kita berikan dukungannya, beliau akan memerintah sampai 5-6 bulan ke depan," ungkap Sandiaga.
Sandiaga menambahkan, akan ikut memastikan suasana yang teduh dan sejuk di ibukota agar Djarot bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik tanpa ada intervensi.
"Kami akan dibantu oleh tim sinkronisasi. Tapi kami harapkan hari-hari ke depan terbangun rekonsiliasi dengan kita semua dan bersatu kembali," pungkasnya. [opinibangsa.id / rmol]
ADA BERITA MENARIK !
SCROLL KE BAWAH !
Perintahkan Pemprov DKI Lanjutkan Reklamasi, Djarot "DISENTIL" Netizen: Jangan Aji Mumpung, Mas Djarot...
4/
5
Oleh
Viral





