Rabu, 10 Mei 2017

Saat Aksi Umat Islam 55, Polisi: Jika Massa Melawan, Sikat Saja; Demo Pro-Ahok Anarkis Dibiarkan

Saat Aksi Umat Islam 55, Polisi: Jika Massa Melawan, Sikat Saja; Demo Pro-Ahok Anarkis Dibiarkan

Baca Juga





  Yes  Muslim  -  JAKARTA - Sudah dua hari berturut-turut, massa pendukung Ahok melakukan demo sampai malam. Dari sejak Ahok divonis 2 tahun oleh PN Jakarta Utara pada Selasa (9/5/2017), bahkan hingga Kamis dinihari masa pendukung Ahok melakukan demo. Bukan saja anarkis, bakar-bakaran, yang jelas telah mengganggu ketertiban umum, juga masa pendukung Ahok menyandera pegawai Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Namun semua ini dibiarkan pihak kepolisian. Jelas-jelas para pendukung Ahok telah melanggar aturan terkait unjuk rasa. Mereka anarkis. Tapi kenapa tidak dibubarkan?

Demo Pro-Ahok Diizinkan Melebihi Batas Waktu, Polisi: Kami Melihat Sisi Lain

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Polisi Andry Wibowo menjelaskan alasan tidak dibubarkannya massa Pro-Ahok itu. Dia membenarkan aturan legalistik yang membatasi massa unjuk rasa pada pukul 18.00 WIB. "Tapi polisi juga melihat sisi yang lain, tentunya medan, kemudian taktis, lalu struktur massa, itu perempuan dan anak-anak semua," ujar Andry Rabu (10/5), seperti dikutip Republika.

Menurut Andry, mengambil tindakan pembubaran pada aksi massa Pro-Ahok itu sangat berbahaya. Sehingga polisi pun lebih menitikberatkan pertimbangan kemanusiaan lebih tinggi daripada pertimbangan lain. Andry menjelaskan polisi menjalankan hukum secara operasional di lapangan. Tidak dilakukannya pembubaran pada aksi massa Pro-Ahok menurut dia disesuaikan dengan keadaan lapangan. Pada prinsipnya, pendekatan pada massa pun menurut Andry sama.

"Persuasif, preemtif, kemudian juga represif. Kemudian pemilihan itu disesuaikan di lapangan," ujarnya menambahkan.


TAPI... sangat berbeda dengan sikap aparat saat menghadapi Aksi Umat Islam 55. Statemen aparat langsung galak kalau menghadapi Umat Islam.

Polisi: Jika Massa Melawan, Sikat Saja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi Simpatik 55 yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) diamankan oleh 4.454 personil. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Aryo Seto mengimbau anggota polisi yang mengamankan Aksi Simpatik 55 pada Jumat (5/5) agar bertindak maksimal dalam mengamankan aksi.

"Lakukan tindakan cepat, jika massa akan diamankan melawan, maka sikat saja, jangan sampai kita kalah setting dengan massa," ujar Suyudi pada anggotanya di Jakarta Pusat, Jum'at (5/5).


ADA APA WAHAI APARAT?

KENAPA PILAH PILIH SIKAP DALAM MENGHADAPI SAMA-SAMA RAKYAT?

YANG BERBAJU PUTIH, KALIAN TEGAS LANGSUNG SIKAT

TAPI YANG BERBAJU KOTAK-KOTAK, KALIAN BIARKAN, WALAU JELAS MELANGGAR ATURAN

KALIAN DIBERI WEWENANG OLEH RAKYAT UNTUK MENJAGA DAN MENEGAKKAN KEADILAN.

KEMBALILAH KE PANGKUAN RAKYAT


SIFAT ASLI TERLIHAT, Pengamat: Beringas, Masyarakat Semakin Tak Simpati pada Polah Ahoker



 Aksi beringas pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan LP Cipinang, setelah Ahok masuk ke LP, menjadi catatan.

Pengamat politik Sahirul Alem mengingatkan agar pendukung Ahok atau Ahoker untuk tidak membuat aksi yang memunculkan kegaduhan. “Sifat asli Ahoker yang beringas dan melanggar hukum itu terlihat ketika Ahoker membakar ban dan menggoyang pagar LP Cipinang,” tegas Alem kepada intelijen (10/05).

Alem mencatat, selama ini Ahoker menuding pihak lawan sebagai kelompok intoleran, kini fakta berbalik. “Selama ini Ahoker menuding massa anti Ahok intoleran, tetapi fakta membuktikan Ahoker yang intoleran, beringas dan melanggar hukum,” tegas Alem.

Menurut Alem, masyarakat semakin tidak simpati terhadap Ahoker yang melanggar hukum serta berlebihan dalam mengidolakan Ahok. “Kelakuan Ahoker di medsos, dan sekarang di lapangan membuat masyarakat tidak suka terhadap Ahok,” tegas Alem.

Tak hanya itu, Alem memperkirakan, pernyataan kasar Ahoker di sosmed maupun di aksi demonstrasi akan terus dilakukan sepanjang Ahok belum bebas. “Jangan sampai dibilang ‘otak’ Ahoker sudah terkontaminasi dan tidak rasional lagi,” pungkas Alem.

Diberitakan, koordinator demonstran meminta massa pendukung Ahok untuk merusak dan mendobrak pagar pintu masuk lapas Cipinang. Aksi yang mereka lakukan untuk mendesak mantan Bupati Belitung Timur itu bebas. “Masih semangat, kalau masih semangat rubuhkan itu pagar,” teriak koordinator tersebut di depan LP Cipinang (09/5). [opinibangsa.id / itj]


Demo 505, Ahok: Tangkap Yang Berbuat Anarkis; AYO Pak Polisi Tangkap Massa Ahoker Yang Terbukti Anarkis




Massa pro-Ahok mulai bertindak anarkistis di depan LP Cipinang. Mereka mendorong-dorong gerbang LP Cipinang untuk memaksa masuk. Pemimpin orasi juga mulai meneriakkan para pendukung untuk melempar apa pun ke arah lapas. Bahkan, ada yang melemparkan batu ke dalam LP, Selasa (9/5). (Republika)

Massa Pro-Ahok Dorong Pintu dan Lempar Botol ke Rutan Cipinang (Kompas).

Lalu, Rabu (10/5) tadi malam, massa pendukung Ahok demo di Pengadilan Tinggi DKI sampai malam, bukan saja anarkis, bahkan sampai menyandera pegawai Pengadilan Tinggi DKI. (CNN Indonesia)

Rekaman video aksi anarkis massa pendukung Ahok ini juga beredar luas di sosial media.

Padahal dulu, junjungan mereka yang koar-koar Minta Polisi Tindak Massa GNPF MUI Jika Melakukan Aksi Anarkis.

Saat Umat Islam dibawah komando GNPF MUI akan melakukan Aksi Simpatik 55 Ahok Minta Polisi Tindak Massa GNPF MUI Jika Melakukan Aksi Anarkis...

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) berharap kepolisian menindak tegas massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) anarkis saat melakukan aksi rasa terkait putusan kasus dugaan penghinaan agama pada Jumat (5/5) besok. Ahok minta polisi tak segan menindak massa apabila anarkis saat menjalankan aksinya.

"Kalau polisi enggak bisa tegas, rusak republik ini itu aja," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (4/5).


Demo 505, Ahok: Tangkap Yang Berbuat Anarkis


LIHATLAH... SIAPA YANG ANARKIS RADIKAL? SIAPA YANG SUKA MELANGGAR ATURAN DI NKRI INI???

AYOOO PAK POLISI TANGKAP MASSA AHOKER YANG ANARKIS, MENGGANGGU KETERTIBAN UMUM

YANG DULU TUDING UMAT ISLAM ANARKIS RADIKAL, MANA SUARA KALIAN, MANA KECAMAN KALIAN ATAS AKSI ANARKIS AHOKER???

KALIAN CUMA MALING TERIAK MALING... [opinibangsa.id / pi]



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

Related Posts

Saat Aksi Umat Islam 55, Polisi: Jika Massa Melawan, Sikat Saja; Demo Pro-Ahok Anarkis Dibiarkan
4/ 5
Oleh